Andhara Early mengakui bahwa perjalanan rumah tangganya bersama Bugi Ramadhana penuh dengan usaha dan harapan. Namun, seiring waktu, perbedaan visi dan pandangan hidup yang mendasar membawa mereka pada keputusan untuk berpisah.
Setelah 14 tahun menjalani bahtera rumah tangga, Andhara dan Bugi resmi bercerai melalui proses hukum di Pengadilan Agama Cibinong pada Oktober 2025. Keputusan ini diambil setelah refleksi dan evaluasi yang mendalam terhadap hubungan yang telah dibangun.
Andhara menyatakan bahwa meski mereka telah berusaha bersama, akhirnya, perbedaan frekuensi dalam pemikiran dan perasaan menjadi penghalang utama. Hal itu membuatnya yakin bahwa melanjutkan hubungan itu tidak lagi memungkinkan.
Perjuangan Andhara Dalam Mempertahankan Pernikahan
Menurut Andhara, perjuangan dalam mempertahankan pernikahan bukanlah hal yang mudah. Ia merasa bahwa keduanya telah berusaha dengan maksimal namun hasilnya tidak sesuai harapan.
Dia menjelaskan bahwa terjebak dalam hubungan yang tidak harmonis hanya akan memperburuk keadaan mental mereka. Bagi Andhara, mementingkan kesehatan mental adalah yang terpenting, sehingga keputusan untuk berpisah menjadi pilihan yang tepat.
Andhara menambahkan bahwa dia tidak ingin hidup dalam kepura-puraan di mana semuanya tampak baik-baik saja. Dia percaya bahwa kejujuran dalam perasaan adalah cara terbaik untuk menghormati diri sendiri dan pasangannya.
Pentingnya Kesehatan Mental dalam Sebuah Hubungan
Salah satu alasan utama mengapa Andhara memilih untuk bercerai adalah pentingnya kesehatan mental. Dalam jangka panjang, lingkungan yang sehat akan memiliki dampak positif bagi individu agar dapat tumbuh dan berkembang.
Apabila sebuah hubungan dipenuhi dengan ketidakpuasan dan konflik, hal itu dapat menciptakan suasana tidak nyaman bagi kedua belah pihak. Andhara merasa bahwa melanjutkan hubungan dalam kondisi seperti itu akan menjadi tidak adil bagi mereka berdua.
Dia menegaskan bahwa menjaga kesehatan mental bukan hanya tugas individu, tetapi tanggung jawab bersama dalam sebuah hubungan. Tanpa saling mendukung, hubungan tersebut sulit untuk bertahan.
Faktor Ekonomi dalam Retaknya Hubungan Mereka
Meskipun Andhara menegaskan bahwa masalah finansial bukanlah penyebab utama perceraian, faktor ekonomi tetap menjadi bagian dari dinamika hubungan. Keduanya memahami bahwa tekanan keuangan dapat mempengaruhi hubungan mereka.
Andhara menjelaskan bahwa ekonomi mungkin menjadi efek dari permasalahan lain yang lebih mendasar, seperti komunikasi dan pemahaman yang kurang. Hal ini membuat mereka harus lebih cermat dalam menangani setiap tantangan yang dihadapi.
Dia berharap agar pengalaman mereka bisa menjadi pelajaran bagi orang lain agar menyadari pentingnya komunikasi dan pemahaman dalam sebuah hubungan. Ternyata, keputusan untuk bercerai bukanlah langkah mudah, tetapi bisa menjadi solusi yang sehat.
